LKKS



Jumat, 21 Juni 2013

PPNI GELAR KONSOLIDASI DAN ADVOKASI



Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) cabang Kuningan, Jumat (21/6) bertempat di Hotel Tirtasanita menggelar rapat konsolidasi dan advokasi dalam rangka memperjuangkan payung hukum bagi perawat.
“Perundang-undangan keperawatan merupakan payung hukum yang belum kami miliki sehingga dengan rapat konsolidasi dan advokasi ini diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dalam upaya menyegerakan terbentuknya undang-undang keperawatan.” ujar Kepala Dinas Kesehatan Sarji, SE. M.M.Kes dihadapan para perawat .
Ikut menghadiri Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda, Ketua TP PKK Hj. Utje Ch Suganda, M.A.P, Perwakilan Perawat Tingkat Provinsi Iding Suwardiman, S.Kep, M.M.Kes, serta Kabag Humas Setda Drs. Asep Budi Setiawan, M.Si.
Menurutnya, PPNI cabang Kuningan memiliki jumlah keseluruhan yang cukup besar yang berjumlah 882 orang dan yang hadir kali ini 5 orang tiap rantingnya. “PPNI merupakan organisasi profesi untuk menjembatani permasalah-permasalahan dibidang keperawatan.”
Sementara itu Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda mengatakan dalam upaya pembangunan disegala bidang terutama bidang kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan menyeluruh.
Keberadaan perawat, lanjut Ia, sangat penting keberadaannya dalam melayani masyarakat sehingga perawat dituntut memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat untuk itu dalam upaya memberikan kesejahteraan bagi perawat dibutuhkan adanya payung hukum bagi perawat itu sendiri. “Butuh pengorbanan besar serta komitmen kuat untuk menjadi perawat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tandasnya
Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda berharap dengan digelarnya rapat konsolidasi dan advokasi ini dapat menghasilkan sesuatu yang dapat berguna bagi kesejahteraan para perawat, dengan organisasi PPNI ini dapat menjadi organisasi yang mengakomodir segala sesuatunya bagi kepentingan perawat. “Organisasi PPNI ini salah satu organisasi untuk mengakomodir permasalahan yang ada khususnya dibidang keperawatan sehingga keberadaannya cukup penting.” (beben)

Selasa, 18 Juni 2013

Hj. Utje : “ Mari Peduli Kesejahteraan Sosial “



Ketua Koordinator Kesejahteraan Sosial ( K3S ) Kabupaten Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda, S.Sos, MAP mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap warga penyandang kesejahteraan social. Hal tersebut diungkapkan Hj. Utje dalam lokakarya yang digelar oleh K3S Kabupaten Kuningan di Rumah Makan Lembah Ciremai, Selasa 18/06.
            Hadir dalam acara tersebut  para Kepala Dinas se-Kabupaten Kuningan, para pengurus K3S, serta para undangan dari berbagai unsure masyarakat yang merupakan potensi sumber kesejahteraan sosial yang terdiri dari kasie kesra kecamatan, kaur kesra desa, karang taruna, TKSK, forum panti, KNPI, Granat, PNPM, pendamping PKH, Badan Eksekutif Mahasiswa, Muslimat NU, Badan Amil Zakat, gabungan organisasi wanita dan alumni STKS se Kabupaten Kuningan.
Menurut ketua panitia penyelenggara DR. Dian Rachmat Yanuar, Drs, M.Si, “ kami dari koordinator kegiatan kesejahteraan sosial (K3S) kabupaten kuningan sebagai mitra kerja pemerintah kabupaten kuningan dalam pembangunan di bidang sosial telah menyusun program kerja pada tahun 2013 ini, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak mampu atau belum diberdayakan” jelas Dian.
Selanjutnya salah satu implementasi dari program kerja k3s kabupaten kuningan pada tahun 2013 ini adalah menyelenggarakan kegiatan lokakarya yang pesertanya adalah seluruh potensi sumber kesejahteraan sosial se kabupaten kuningan untuk meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama.
diharapkan, melalui kegiatan bakti sosial yang dikelola secara optimal dan terorganisir ini dapat mengemas misi sosial, sekaligus sebagai sarana alokasi bantuan moril bagi masyarakat yang membutuhkan, dimana pada akhirnya akan menuju perbaikan taraf hidup serta peningkatan kesejahteraan jangka panjang yang mandiri dan terarah, terutama untuk masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan kita semua.
 Sementara itu Ketua K3S Hj. Utje dalam sambutannya mengajak seluruh potensi masyarakat untuk tetap peduli terhadap penyandang kesejahteraan social. K3S Kabupaten Kuningan telah menyiapkan berbagai program yang menyentuh kesejahteraan social masyarakat antara lain, Rehabilitasi rumah tidak layak huni, santunan bagi anak yatim piatu, Kawin dan isbat nikah massal bagi masyarakat PMKS, serta banyak lagi kegiatan yang peduli terhadap masyarakat penyandang kesejahteraan social.
Lebih lanjut lagi Utje mengatakan, K3S dalam hal ini tidak dapat berjalan sendiri dalam rangka menyelesaikan program kerja yang sudah dicanangkan, untuk itu saya secara pribadi dan organisasi mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang mempunyai potensi untuk bersama-sama kita peduli dan bersama-sama bahu membahu dalam mengentaskan kemiskinan, sehingga kedepan Kabupaten Kuningan menjadi Kabupaten yang sejahtera lahir dan bhatin dan menjadi Kabupaten yang mandiri. Tutup Utje. * DOniS*

PERSATUAN GURU MADRASAH GELAR WORKSHOP



Persatuan Guru Madrasah ( PGM ) Kabupaten Kuningan mengelar Workshop dan Seminar Nasional di GOR Ewangga Kabupaten Kuningan Selasa 18/06. Hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan H. Yosep Setiawan, M.Si, Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kuningan Drs. H. Agus Abdul Kholik, MM, Ketua DPRD H. Acep Purnama, SH. MH, Ketua TP PKK Hj. Utje Ch. Suganda, S.Sos. MAP,  serta jajaran Ketua dan pengurus PGM Kabupaten Kuningan.
Menurut Ketua Panitia penyelenggara Heri Purnama, kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan profesionalisme guru madrasah. Kegiatan yang diikuti oleh 2.500 orang guru madrasah ini rencananya akan mendapatkan materi dari Direktur Pendidikan madrasah Dirjen Pendidikan Islam Kementrian Agama RI bapak Prof. DR. H. Dedi Jubaedi M.Ag. Jelas heri
Sementara itu Sekretaris Daerah H. Yosep dalam sambutannya mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan yang sangat positif ini, kegiatan seperti ini hendaknya mendapatkan perhatian yang baik dari Pemerintah Kabupaten Kuningan.
Pemerintah Daerah sangat bangga dan sekaligus memberikan penghargaan yang seinggi-tingginya kepada PGM yang sudah melaksanakan kegiatan ini, dengan kerjasama dan bahu-membahu antara pemerintah dan organisasi seperti PGM ini kedepan dunia pendidikan di Kabupaten Kuningan akan semakin maju lagi.
“Kita sangat menyadari bahwa kegiatan penyelenggaraan pendidikan ditingkat operasional, guru menempati posisi yang strategis dalam keberhasilanpendidikan melalui kinerjannya pada tingkat institusional, hal ini mengandung makna bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek guru dan tenaga kependidikan lainnya, baik yang menyangkut kualitas profesionalnya maupun kesejahteraannya dalam suatu manajemen pendidikan yang professional “. Tutup Yosep. *DOniS*

Rabu, 05 Juni 2013

K3S Kuningan Menggulirkan Program Kesinambungan Rutilahu


Pembangunan bidang kesejahteraan sosial pada hakikatnya adalah pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dan pembangunan masyarakat indonesia seluruhnya, yang sasarannya difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya bidang kesejahteraan sosial yang sebaik-baiknya serta penciptaan lingkungan sosial masyarakat yang sehat dan dinamis.
Sesuai dengan amanat dalam undang-undang no 11 tahun 2009 tentang kesejahteraan sosial bahwa lembaga koordinasi kesejahteraan sosial pada tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten / kota bersifat otonom dan bukan merupakan lembaga yang mempunyai hubungan hierarki. Ini menunjukan bahwa K3S sebagai lembaga koordinasi kesejahteraan sosial diberikan peluang yang seluas-luasnya dalam pembangunan kesejahteraan sosial sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Dalam menghadapi gejolak kehidupan masyarakat yang semakin global yang diwarnai dengan ketidakpastian serta sering dihadapkan pada berbagai persoalan yang semakin kompleks, maka K3S Kabupaten Kuningan dituntut peranannya dalam memberdayakan penyandang masalah kesejahteraan sosial serta mampu menciptakan inovasi dan terobosan baru dalam mengembangkan model pelayanan guna mengatasi berbagai permasalahan di bidang kesejahteraan sosial, karena penyelesaian persoalan-persoalan sosial yang sedang menimpa bangsa ini bukan hanya merupakan tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi juga menjadi tangung jawab bersama seluruh komponen bangsa.
Pemerintah Kabuaten Kuningan yang kita cintai ini tentu memiliki keterbatasan kemampuan dalam melaksanakan pembangunan termasuk pembangunan bidang kesejahteraan sosial baik tentang sistem penanganan, sarana prasarana, keterbatasan kemampuan anggaran serta ketersediaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi.
Bahwa untuk mengimplementasikan Visi Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam mewujudkan “Kuningan Lebih Sejahtera Berbasis Pertanian dan Pariwisata Yang Maju Dalam Lingkungan Lestari dan Agamis Tahun 2013, Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Kuningan sebagai mitra kerja Pemerintah Kabupaten Kuningan dalam pembangunan di bidang sosial telah menyusun program kerja unggulan pada tahun 2013 ini, salah satunya memberikan santunan berupa stimulan rehab rumah tidak layak huni bagi 10 (sepuluh) orang warga sejumlah Rp 3 jt/orang dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS). Berikut sepuluh orang warga yang menerima bantuan tersebut yang diserahkan langsung Ketua K3S Kabupaten Kuningan Hj. Utje Ch. Suganda, S.Sos, M.AP pada hari Rabu tanggal 5 Juni 2013 bertempat di Sekretariat K3S Kabupaten Kuningan Jl. Pramuka No.53 Kelurahan Purwawinangun Kecamatan Kuningan. (Goems)
NO
NAMA
ALAMAT
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
DARSINAH
JUMARI
IROH
RUKMA
IYAH MARIYAH
SARDI
MADHARI
ALI WERDAYA
SARTYAH
MUINAH
WINDUHAJI
WINDUHAJI
CIAWIGEBANG
CIPUTAT
PASAPEN KUNINGAN
BUNIGEULIS
ANCARAN
AWIRARANGAN RT 3/3
CIPEDES CINIRU
ANCARAN